DILEMA FATWA HARAM ROKOK

Tulisan ini mungkin hanya sekedar opini pribadi, tidak bermaksud untuk menghasut apalagi menghakimi. Beberapa waktu yang lalu, kita mendengar bahwa salah satu organisasi terbesar di indonesia mengeluarkan(berencana) fatwa yaitu “ diharamkannya rokok”. Tidak lama setelah fatwa ini keluar, berbagai opini publik langsung bermunculan. Banyak yang mendukung, dan tidak sedikit yang menentang.

Bagi yang setuju dengan diharamkannya rokok, mereka mempunyai pendapat bahwa mudarat dari merokok lebih banyak dibanding dengan manfaat nya. Sedangkan yang tidak setuju dengan diharamkannya rokok, mereka berpandangan bahwa tidak ada dalil baik di al-quran maupun al-hadits yang mengharamkan rokok.

Menyikapi perbedaan pendapat ini, memang kita dituntut untuk berfikir lebih jernih. Ditinjau dari segi kesehatan, semua orang sudah tahu bahwa rokok mengandung racun nikotin yang bisa menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin. Bahkan ancaman penyakit tersebut ditulis dalam bungkus rokok, namun tulisan tersebut hanya sekedar hiasan tanpa arti. Bahkan omset penjualan rokok makin meningkat. Dengan mudahnya kita bisa melihat anak-anak sekolah SMP sudah pandai merokok. Ini menandakan bahwa rokok bisa dijual bebas tanpa batasan umur, tanpa mempedulikan akibat yang ditimbulkan.

Namun dilain sisi, apabila pabrik-pabrik rokok ditutup, akan semakin bertambah banyak pengangguran di negri ini. Karena kita tahu bahwa kenyataannya pabrik-pabrik rokok tersebut menyerap ribuan tenaga kerja yang memberi penghasilan bagi karyawannya. Dan tidak dipungkiri juga bahwa sumbangsih rokok tidak sedikit untuk devisa negara.

Memang ini adalah dilema, tetapi tidak sulit bagi kita untuk menentukan pilihan. Bagi anda yang tidak merokok, saya kira anda sudah ada di jalur yang benar. Bagi anda yang masih aktif merokok, coba deh difikir lagi, apakah selama ini ada manfaat dari merokok. Ada lelucon yang mengibaratkan bahwa merokok itu seperti membakar uang yang kita dapat kan dengan kerja keras. Coba bayangkan uang yang kita dapat dari kerja hanya untuk dibakar. Tapi itu semua kembali ke individu masing-masing. Karena setiap orang mempunyai pilihan sendiri

Semoga tulisan ini ada manfaat bagi saya, dan kita semua. Amin

Advertisements

6 Responses

  1. Saya sepakat dg tulisan anda, krn saya sendiri adalah seorang pecandu rokok yg hampir bisa di katakan BERAT. Saya jg menyadari sepenuhnya bahwa tidak ada satupun efek positif dari rokok. dan nyaris bisa di katakan smua Minus dari rokok. Dan saya rasa semua perokok sdh menyadari serta memahami hal ini. Namun, yg menjadi sulit di saya pada khususnya adalah masalah RASA !!. Bagi saya koq seperti mencintai seorang wanita walau ada lbh bnyk wanita cantik dsana walau hal ini tdk bisa sepenuh nya di sejajarkan. Rokok bagi kebanyakan org dan saya pada khususnya sangat erat hubunganya dg psikis. Nah, dari sini makin saya sadari bahwa sebegitu hebatnya pengaruh NIKOTIN ini hingga mampu mempengaruhi psikologi seseorang. Kesimpulan nya, bersyukurlah buat anda2 yg tidak mengenal Rokok ..dan buat saya, ini seharusnya menjadi pembelajaran yg sangat berarti untuk segera belajar pelan-pelan meninggalkan asap rokok. Nice Post Pak Larozz …. , Keep Post !!

  2. sebenarnya negara2 tetangga yang mayoritasnya muslim sudah lama sekali mengharamkan rokok, tapi di negara2 kita masih banyak pertimbangan2 untuk mengharamkan seperti halnya alkohol, seperti contohnya menghisap ganja yang jelas2 merugikan tapi dulu2 tidak pernah ada fatwa untuk mengharamkannya karena dinilai tingkat kerugiannya sama dengan rokok, lagipula pihak yg mengeluarkan fatwa tsb jg harus siap untuk meninggalkan rokok bila mereka jg merokok. jadi kenapa harus tanggung bila ganja diharamkan kenapa rokok harus banyak pertimbangan untuk diharamkan jg, btwsaya jg perokok berat yang jg berusaha mengindari rokok. lumayan bikin bokek om 😀

  3. Perdebatan dan dilema hanya sebatas mengenai masalah pemasukan dan angka pengangguran, namun kalo lebih mau berfikir akan ada bnayak kesempatan usaha di bidang agrobisnis yang lain, saya rasa kalo memang rokok di berhentikan akan ada banyak celah lain yang akan terlihat, selama inikan pihak2 yang berkutat di seputar produksi rokok, hanya enggan mencari usaha baru, peluang baru dan kesempatan2 baru.. jadi apa salahnya mencoba hal baru… dan kalo memang banyak keburukannya kenpa musti di teruskan.. Open Mind Open Heart.. makasih sob

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: